Pada setiap krisis, sirkulasi mata uang menjadi tersendat dan menyebabkan berbagai persoalan sosial.
Solusi konvensional adalah dengan memompa anggaran terbatas melalui jaring pengaman sosial dan berbagai program afirmatif lainnya.
Bernard Lietaer, punya solusi yang tidak konvensional melalui alat tukar komplementer. Cara ini sudah terbukti sukses di berbagai negara dan sudah ada sekitar 4000-an jenis yang beroperasi.
Menurut mantan Trader Top Dunia versi Business Week ini, alat tukar komplementer tertua justru lahir di Bali.