Bagaimana Keluarga Medici Menciptakan Lingkungan yang Progresif?

Salah satu pencipta lingkungan inkubator terkeren dalam sejarah adalah Keluarga Medici, yang sangat berpengaruh dalam era kebangkitan Eropa atau The Renaissance sejak abad ke-14.

Leonardo da Vinci, Michaelangelo dan Galileo Galilei adalah nama-nama yang muncul karena tradisi dan lingkungan yang diciptakan oleh Keluarga Medici.

Siapa sangka diskusi santai para pemikir yang didanai Medici, kemudian bisa mempengaruhi berbagai perubahan besar. Mulai dari reformasi gereja hingga pendirian berbagai universitas terkenal di dunia Barat.

Kaitan Antara Pengendalian Emosi dan Kesuksesan Material

Dari sekian banyak kecakapan penting di tempat kerja, kecerdasan emosional adalah yang paling bisa digunakan untuk memperkirakan kinerja seseorang.

Kecerdasan emosional berperan hingga 58% dari kinerja setiap orang, dan bahwa 90% orang-orang berkinerja terbaik memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.

Yang paling menarik, mereka yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi rata-rata memiliki penghasilan tahunan 29 ribu dolar AS lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang yang kecerdasan emosionalnya rendah.

Menyingkap Kepentingan di Balik “Framing” atas Informasi

Pengetahuan tentang “framing” penting untuk memahami bahwa ada berbagai kepentingan di balik setiap informasi. Tidak ada yang bebas kepentingan.

Seseorang yang mengaku bebas kepentingan pun tak lepas dari kepentingan – setidaknya kepentingan supaya “diakui” bahwa dia tak punya kepentingan, dan juga kepentingan “nilai” (bisa agama, moral atau lainnya) di balik sikapnya itu.

Lalu, bagaimana sebaiknya bersikap menghadapi berbagai framing?

Syarat Terpenting Menjadi “Problem-Solver” yang Efektif

Disrupsi sedang terjadi di berbagai sektor. Perubahan yang terjadi dengan cepat dan “disruptif” secara natural akan mendatangkan berbagai tantangan atau masalah – yang dengan sendirinya membutuhkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah.

Future Jobs Report 2018 yang dirilis World Economic Forum (WEF) menunjukkan bahwa sejumlah keterampilan baru (emerging skills) yang dibutuhkan di masa depan terkait erat dengan kemampuan menghadapi berbagai tantangan atau masalah baru.

Mengapa Inkubasi Penting untuk Menciptakan SDM Unggul?

Duapuluhlima tahun dari sekarang, Indonesia akan mencapai 100 tahun kemerdekaannya di tahun 2045.

Apakah Indonesia akan menjadi Negara Maju atau tidak sangat ditentukan oleh apa yang dibangun dan dilakukan saat ini.

Bagi pemuda-pemudi yang saat ini berusia 20-an tahun, mereka kelak akan berada di usia matang dan memegang posisi-posisi kunci.

Namun, semua itu akan tergantung dari proses inkubasi semacam apa yang dilalui.

Bagaimana “Intelektualisasi Bisnis” Berperan dalam Kebangkitan dan Keterpurukan Korporasi Modern?

Kita mengetahui bahwa rasionalitas telah membangkitkan Eropa dari era kegelapan menuju era kejayaan. Namun, belum banyak yang membahas bagaimana “rasionalitas” telah menjadikan perusahaan-perusahaan kelas dunia melesat meninggalkan para kompetitornya, baik dari segi aset, penerimaan maupun pangsa pasar.

Wajar demikian, sebab “intelektualisasi bisnis” sesungguhnya merupakan fenomena yang relatif baru. Dimulai di tahun 1960-an, yang ditandai dengan munculnya sejumlah firma atau perusahaan-perusahaan konsultan ternama, seperti Boston Consulting Group (BCG), Bain & Company dan kemudian McKinsey…

Learning Organization

Berorganisasi atau berkelompok itu penting agar apa yang kita lakukan lebih efektif, berdampak lebih besar.

Namun, jangan berhenti di situ. Pada saat yang sama, kemampuan dan kecerdasan anggota kelompok harus terus ditingkatkan…

Bagaimana Membangun Kekuatan dan Mengelola “Kekuasaan” Menurut Game Theory?

Mengapa kita perlu belajar membangun kekuatan dan mengelola kekuasaan?

Merupakan fakta bahwa hasrat manusia untuk berkuasa – dan mengalahkan yang lain – masih akan terus terjadi, maka suka atau tidak, kita semua akan dengan mudah terseret dalam pusaran atau lebih tepatnya “pertarungan” kekuatan.

Pemahaman mendasar tentang permainan kekuasaaan penting kita miliki, agar tidak menjadi obyek atau terinjak-injak para gajah yang sedang bertarung.