Sains dan Perlombaan Menaklukkan Virus

Pandemi COVID-19 telah mengakselerasi berbagai penelitian saintifik untuk menemukan metode deteksi, pencegahan dan penyembuhan yang paling efektif.

Untuk penyembuhan, metode konvensional yang mengandalkan respon sistem kekebalan tubuh terhadap bagian dari virus ataupun virus yang sudah dimatikan dan disuntikkan ke tubuh manusia masih diandalkan saat ini.

Namun, metode baru yang terinspirasi temuan dua peraih Nobel Kimia 2020, Jennifer Doudna dan Emmanuelle Charpentier – yaitu CRISPR-Cas9, enzim yang ditemukan dalam bakteri untuk memerangi virus – tampaknya dapat menjadi solusi jangka panjang yang menjanjikan.

Ketika Manusia Akhirnya Bisa Mendesain Manusia

Selama lebih dari tiga milyar tahun, mahluk hidup berevolusi sesuai dengan kode genetik yang secara natural “digariskan” di dalam dirinya. Namun, sejak akhir tahun 2018, manusia telah terbukti mampu meretas kode genetik tersebut dan “menciptakan” bayi sesuai keinginannya.

Inilah disrupsi terbesar di dalam masa kehidupan kita. Sebagaimana terjadi dalam banyak revolusi atau perubahan besar, peristiwa ini memunculkan kekhawatiran sekaligus harapan.

Akankah umat manusia menjadi lebih baik dengan kekuasaan baru yang dimilikinya itu?